Ngobrol Buku Kilimanjaro di Gunung Prau Coffee Day

Akhir pekan tanggal 2-3 Maret kemarin berlangsung acara Gunung Prau Coffee Day (GPCD). Mengambil tema Romantic Coffee Tunes, event yang diinisiasi oleh Gerakan Pemuda Peduli Potensi Batang (GP3B). Bertempat di Agrowisata Damar Asri Kecamatan Bawang Kabupaten Batang Jawa Tengah ini berlokasi tepat di kaki Gunung Prau.

Acara yang bertujuan mengangkat potensi kopi lokal khas Kabupaten Batang ini dimeriahkan berbagai lomba dan penampilan. Lomba meracik kopi atau brewing battle menjadi ajang adu keahlian bagi para barista handal dalam menyajikan kopi nikmat. Lomba yang diikuti 32 barista dari berbagai daerah menyedot perhatian khusus.

Selain brewing battle, suguhan musik indie bernuansa romantis tampil menghangatkan malam nan dingin berkabut itu. Suguhan musik kolaborasi puisi dari band asal Kota Batik Pekalongan semakin menjadikan malam indah itu semakin terasa romantis.

Acara GPCD tak hanya diperuntukkan bagi penikmat aroma wangi kopi. Penggiat alam khususnya pencinta gunung ikut ambil bagian. Panitia menghadirkan Ibu Yuni atau lebih dikenal dengan Ibu Pendaki. Wanita sepuh berusia 66 tahun yang dikagumi banyak pendaki karena ketahanan fisiknya yang masih prima untuk mendaki gunung-gunung di Indonesia. Mulai Gunung Andong di Magelang hingga Gunung Rinjani di Lombok telah disambanginya. Salut.

Buku Kilimanjaro, Menapak Atap Afrika tak mau ketinggalan berbagi cerita, mimpi dan inspirasi. Seperti biasa, aku memaparkan proses perjalanan ke Afrika hingga pendakian ke Uhuru Peak, Puncak Kilimanjaro di ketinggian 5895 mdpl. Bukan hanya perjalanan dan pendakiannya, cerita dan perjuangan menghadapi tantangan untuk mewujudkan mimpi ke atap Afrika itu turut diceritakan. Setiap perjalanan punya cerita, setiap pendakian butuh perjuangan. Perjuangan dan kerja ras itu yang ingin aku bagi di sesi bedah buku bersama pengunjung GPCD. Tak harus mengandalkan sponsor dan bantuan orang lain. Mewujudkan mimpi dengan hasil usaha dan kerja keras rasanya lebih nikmat.

Acara bedah buku yang dipandu Wildan Al Farouq dan Ari berlangsung santai. Menurut Wildan yang sudah membaca buku Kilimanjaro hingga tamat,

“Buku ini laksana kompor yang mengajakku untuk ikut berpetualang ke Kilimanjaro.”

Sesi tanya jawab berhadiah buku Kilimanjaro seperti biasa menjadi sajian penutup. pertanyaan yang diajukan bukan hanya pertanyaan seputar Kilimanjaro. Virginia misalnya, menanyakan bagaimana tips jika ingin mendaki namun tak ada dana.

“Boleh coba dengan mencari teman jalan atau melakukan hitchiking (menumpang mobil truk atau pribadi tanpa bayar. Tapi ingat, jangan sampai memanfaatkan orang lain.” Begitu jawaban yang aku berikan.

Lain lagi dengan Assyan, peserta yang belum pernah naik gunung namun ingin mencobanya. Assyan menanyakan perlengkapan standard yang perlu dimiliki pendaki pemula.

“Kebetulan aku baru menulis tentang tips memilih alat pendakian di website rahmathadi.com.” Jawabanku sembari menyebutkan peralatan standard yang wajib dimiliki pendaki.

Ibu Yuni yang penasaran ingin mengetahui suasana di Gunung Kilimanjaro ikut bertanya. Kekaguman pada semangat luar biasa dari wanita dan ibu perkasa itu membuatku terkesan. Doa dan dukungan pun aku berikan demi mewujudkan mimpi beliau yang berencana menjejakkan kaki ke Puncak Mahameru bulan Juni nanti. Entah kenapa, saat beliau berada di sampingku, aku tiba-tiba terkenang Mama di Jakarta. Andai Mama sekuat Ibu Yuni, alangkah bahagianya aku bisa mendaki bersama. Mungkin rasa bahagia itulah yang dimiliki anak cucu Ibu Yuni saat mendampingi beliau mendaki.

Acara bedah buku berakhir dengan foto bersama seperti biasa. Beberapa foto-fotonya bisa dinikmati di artikel ini.

Sampai bertemu di acara selanjutnya.

3 thoughts on “Ngobrol Buku Kilimanjaro di Gunung Prau Coffee Day

Leave a Reply to Nathan Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s