Aman dan Nyaman saat Umroh? Ini Tips dan Trik-nya

DSC00620

Sejak adanya pembatasan kuota haji beberapa tahun silam, kegiatan umroh semakin diminati. Dari pada harus menunggu bertahun-tahun bahkan berpuluh-puluh tahun untuk menjejakkan kaki di Tanah Suci, kaum Muslim memilih umroh yang bisa dilakukan kapan saja (kecuali di musim haji tentunya) tanpa perlu menunggu lama.

Bagaimana caranya agar merasa aman dan nyaman saat umroh? Saya akan memberikan beberapa tips dari sudut pandang seorang traveler, bukan dari sudut pandang rukun dan syarat sah-nya. Untuk hal itu ada petugas lebih expert yang bisa memaparkannya. Ada beberapa point penting yang harus di perhatikan baik-baik sehubungan dengan situasi dan kondisi terakhir di kedua negara baik di Indonesia maupun di Saudi Arabia. Berikut penjelasannya :

1.Hati-hati memilih Jasa Travel Umroh

Minat yang tinggi Umat Muslim Indonesia melakukan umroh tak disia-siakan oleh pelaku bisnis.  Tak heran jika jasa travel yang menawarkan umroh dengan fasilitas beragam bermunculan bak cendawan di musim hujan. Ironisnya, keinginan dan obsesi Umat Muslim untuk bertamu ke Rumah Allah Yang Maha Segala-galanya di manfaatkan beberapa oknum yang kurang bertanggung jawab. Tak sedikit yang harus berurusan dengan hukum akibat salah pengelolaan. Semoga anda bukan salah satu korbannya.

Ini hal pertama dan paling penting anda lakukan sebelum memutuskan untuk melakukan umroh. Banyak cara mencari jasa travel yang terpercaya dan capable. Selain harus berbadan hukum jelas, travel itu harus memiliki pengalaman dalam mengantar jemaah meraih mimpinya bertamu ke tanah suci. Harga boleh jadi pertimbangan, tapi jangan jadikan pertimbangan utama. Meski tak harus mewah, pastikan agar jasa travel yang anda pilih tidak akan menimbulkan kesulitan di kemudian hari bahkan bisa mengubur mimpi anda. Karena ingin murah malah repot mengurus ini – itu yang menguras energi, waktu dan dana. Ujung-ujungnya malah tak jadi berangkat, uang melayang.

2. Persiapkan fisik

Umroh membutuhkan stamina dan fisik yang prima. Anda akan melakukan serangkaian prosesi umroh yang hukumnya wajib agar umroh anda bisa dikatakan sah. Kalau mabrur itu urusan Allah yang menilainya.

P_20171231_120519_vHDR_Auto

Pertama-tama anda akan menempuh perjalanan dengan pesawat 9 jam (untuk direct flight). Meski hanya duduk manis dan ganteng di dalam pesawat, tapi 9 jam itu cukup menjemukan dan menyita energi. Andai di dalam pesawat kita bisa beraktifitas atau jalan-jalan, mungkin lain ceritanya. lah ini, cuma duduk diam tak bergerak, mirip orang yang sedang di lukis. Untung saja pramugarinya… ah sudahlah…

Setelah mendarat di Saudi Arabia pun masih perlu perjuangan. Ada 2 pilihan tergantung dari paket umroh yang anda ambil. Jika mengambil paket Mekkah – Medinah maka anda akan mendarat di Jeddah. Perjalanan dari Jeddah ke Mekkah membutuhkan waktu 1 Jam dengan bis paling lama. Dekat kan? Apakah anda sudah bisa langsung beristirahat? Jangan senang dulu, tentu tidak. Anda akan langsung melaksanakan prosesi umroh. Anda harus masuk ke kamar mandi dan berpakaian ihram lalu bersiap umroh. Ingat, anda bisa mendarat di Jeddah jam berapa saja. Kalau siang mungkin masih mending, kalau mendaratnya jam 2 pagi? Pas musim dingin? Itulah tantangannya, pemirsah!

Jika anda mengambil paket Medinah – Mekkah, bisa sedikit lebih nyaman. Setelah mendarat di Bandara di Medinah, anda akan naik bus ke hotel selama 30 menit. Waahh enak dong yak, nyampe hotel bisa lansung leyeh-leyeh istirahat. Belum tentu! Kenapa? Nanti aja saya jawabnya, pokoknya masih perlu perjuangan. Seperti apa? nanti di point berikutnya.

P_20171231_181754_vHDR_Auto

Prosesi umroh juga memerlukan kesiapan fisik dan stamina yang prima. Setelah menempuh perjalanan panjang sejak dari tanah air maupun dari Medinah, anda harus melakukan seluruh proses dengan benar dan berurutan. Mulai dari shalat sunnat dari tempat miqat, tawaf mengelilingi ka’bah 7 putaran lalu Sa’i antara Safa dan Marwah sebanyak 7 x baru kemudian di tutup dengan bercukur. Belum lagi jika anda harus berdesak-desakan dengan puluhan bahkan ratusan ribu orang dari berbagai penjuru dunia.

3. Persiapan mental dan latihan kesabaran

Naahhh ini menyambung point #2 di atas. Kesabaran adalah hal mutlak dimiliki saat melakukan umroh. Tak ada hubungannya dengan mitos-mitos yang selama ini beredar. Ini lebih ke bagaimana tabiat, karakter dan kelakuan orang arab sebagai tuan rumah. Begitu anda mendarat dan tiba di imigrasi, anda sudah harus siap menahan diri. Bagaimana tidak, anda akan dihadapkan pada situasi yang terbilang jarang ditemukan di Indonesia atau beberapa negara lain. Petugas imigrasi di Arab Saudi terbilang sangat antik bin unik tapi menyebalkan. Mereka yang merasa sok kuasa dan arogan. Tak ada kesan bersahabat atau welcome. Mereka yang akan santai ngobrol atau sibuk dengan handphone meskipun sudah melihat antrian panjang. Bahkan bisa saja keluar dari counter-nya hanya untuk melakukan sesuatu yang tidak begitu penting atau menghilang entah kemana. Bukan hanya ke jemaah dari Indonesia tapi semua jemaah mereka perlakukan seperti itu. Itu ujian kesabaran pertama yang akan anda hadapi. Harus bagaimana lagi, mereka tuan rumah dan kita hanya tamu. Apapun perlakuan mereka harus kita terima dengan sabar.

P_20171231_120519_vHDR_Auto

Kelar Imigrasi, kita akan langsung diangkut dengan bus menuju ke hotel. Di hotel pun kesabaran menghadapi orang arab masih sangat dibutuhkan. Kamar yang sudah di booking jauh-jauh sebelumnya belum tentu tersedia saat kita akan check-in. Bahkan mereka akan dengan gampang tanpa rasa bersalah meminta kita mencari hotel lain karena kamar yang sudah di booking sudah ditempati jemaah lain. Bisa begitu? Sangat bisa pakai banget! Jadi jangan berharap tiba di hotel anda akan langsung bisa beristirahat dengan tenang dan damai. Harus melalui uji kesabaran dulu. Penghargaan kepada tamu hampir tak ada sama sekali. Saya sempat berfikir, perlakuan ke tamu saja seperti ini, bagaimana perlakukan mereka ke saudara-saudara TKI kita ya? Mungkin lebih memprihatinkan. Mungkin, semoga saja tidak. Itu sebagian alasan kenapa anda harus melatih kesabaran sebelum ke Tanah Suci agar tidak menodai ibadah umroh anda.

4. Pakaian dan Packing

Sangat disarankan agar anda tidak membawa terlalu banyak baju. secukupnya saja. Hal yang perlu di perhatikan adalah musim. Ada 2 musim di Arab Saudi, musim dingin (November- February) dan musim panas (Maret – October). Saat musim dingin, anda harus membawa jaket dan pakaian tebal. Suhu bisa mencapai 10 – 15 derajat di subuh hari. Kaos tangan, kupluk dan jaket wajib anda bawa. Tanyakan ke pihak travel jarak antara hotel dan mesjid, baik di Mekkah maupun Medinah.

Jika menggunakan travel, selain baju ihram untuk kaum pria, biasanya akan disiapkan seragam untuk digunakan saat berangkat maupun saat di sana. Pastikan jangan membawa terlalu banyak baju. Kenapa? Jawabannya ada di point berikutnya.

Khusus buat kaum pria, jika mengambil route Mekkah – Medinah, pastikan agar pakaian ihram tidak di simpan di dalam koper. cukup membawanya di dalam daypack atau tas kecil yang juga biasanya di bagikan oleh pihak travel. Anda akan membutuhkannya sesaat setelah mendarat di Airport Jeddah yang juga menjadi tempat miqat (titik awal umroh). Untuk koper, pastikan anda memberikan penanda untuk memudahkan pengambilan di airport ataupun hotel. Ingat, koper seragam!

5. Belanja

Inilah nafsu yang paling sulit ditahan saat berada di ke-2 tanah suci itu. Tempat belanja seperti mengelilingi anda hingga ke depan pintu kamar. Hampir semua jemaah akan sulit menahan nafsu belanja saat sedang umroh, gak ibu-ibu, emak-emak, bapak-bapak, aki-aki, semua pasti belanja. Komoditi yang ditawarkan 80% nya adalah pakaian. Selebihnya kurma, minyak zaitun, dan air zam zam. Selain pilihannya beragam karena datang dari berbagai belahan dunia, harganya juga relatif terjangkau. Hanya ada 1 hal yang perlu anda perhatikan saat belanja yakni merek dan buatan mana. Kuatirnya barang yang anda beli adalah….buatan Indonesia!

Jpeg

Jpeg

Ada aturan baru yang diberlakukan oleh pemerintah Saudi Arabia terhitung sejak 1 January 2018 ini yakni penerapan PPN 5%. Jadi jangan kaget jika harga yang akan dibayar saat dikasir berbeda dengan harga yang tertera. Harga yang tertera belum ditambah pajak. Ini berlaku di toko-toko atau counter di mall ataupun supermarket. Kalau pedagang konvensional, mereka sudah memasukkan pajak ke dalam harga jual mereka.

P_20180102_113450

Satu hal lagi yang harus anda perhatikan jika belanja di toko-toko sekitar hotel, Menawar! Jangan membeli barang pertama kali melihatnya. Silahkan window shopping dulu sambil nanya-nanya harga. Anda bisa membandingkan harga setelah mengecek ke 2 atau 3 toko. Gak usah malu kalau nawar lebih dari setengah harga. Ingat, anda sedang berhadapan dengan pedagang ulung!

6. Mata Uang

Ini sama sekali bukan faktor kendala di Arab Saudi. Tak perlu repot menukar rupiah dengan dollar ataupun riyal. Di beberapa tempat, rupiah malah bisa digunakan untuk belanja. Kalau harus tukar ke Riyal, lakukan di sana, bukan di Indonesia. Harga jual mereka lebih tinggi. Jika anda sering bepergian keluar negeri dan sering ada uang tersisa, bawa saja. Money changer mereka bisa menerima mata uang apa saja tanpa perlu repot mengisi form apapun.

P_20180104_070259

7. Faktor Keamanan

Ini yang saat ini sedang krusial dan riskan di Arab Saudi. Pastikan anda tidak meninggalkan hotel tanpa identitas. Passport biasanya akan ditahan oleh pihak hotel atau pendamping/mutawwif karena faktor keamanan. Sebagai gantinya, anda akan di bekali ID Card yang berisi informasi tentang anda, hotel, travel, maupun nomer telepon pendamping/mutawwif. Ini sangat penting dan wajib anda ikuti. Bawalah ID card itu kemanapun anda pergi saat keluar hotel.

P_20180102_100859

Situasi di Arab Saudi saat ini sedang tidak kondusif, meski tak terlalu di blow up media massa. Faktor keamanan baik dalam negeri maupun luar negeri sedang mengalami ‘tantangan’. Kondisi perekonomian Arab Saudi yang defisit sejak 4 tahun terakhir memaksa mereka harus mencabut subsidi bahan bakar. Harga minyak pun melambung hingga naik 127%. Subsidi untuk sekolah dan perguruan tinggi pun di ‘sesuaikan’. Belum lagi issue pemilihan putera mahkota ikut meramaikan dunia perpolitikan domestik arab saudi. Pernah dengar berita puluhan pengusaha besar di tangkap dan di ‘penjara’ di hotel bintang 5 di Riyadh? Saya tidak mau membahasnya lebih detail karena ini issue yang sangat sensitif. Begitu pula dengan politik luar negeri sehubungan dengan Yaman dan pengakuan Jerussalem oleh Amerika. Lebih sensitif lagi. Yang bisa saya infokan bahwa saat dalam perjalanan menuju bandara King Abdul Aziz di Jeddah, puluhan mobil tank dan penembak rudal stand by di halaman airport. Jadi point-nya, berhati-hatilah saat di sana.

Masih banyak tips dan trik saat umroh, tapi ini saja dulu yak. Saya sudah capek nulisnya. Kalau bisa, umroh-lah sesegera mungkin. Jika kondisi perekonomian Arab Saudi tetap berlangsung seperti ini, bukan hal mustahil kalau biaya umroh akan naik. Pesan sekarang! Selamat ber-umroh.

*Maaf, ini bukan iklan properti.

DSC00738

 

Advertisements

One thought on “Aman dan Nyaman saat Umroh? Ini Tips dan Trik-nya

  1. Mantap sekali sharingnya Mas Rahmat Hadi. Alhamdulillah kemarin kita bisa umroh bareng 🙂 Mas, nambahin tips dikit, lip gloss dan lotion perlu rajin dipakai juga, karena anginnya dingin dan kering. Untuk menghindari bibir dan telapak kaki pecah2. Kemudian untuk menjaga daya tahan, ini bukan bermaksud iklan tapi terbukti manjur, kami rajin minum Tolak Angin, Tolak Linu dan Imboost 🙂 dan tentu saja Air Zam Zam yang tidak dingin! Itu aja Mas tambahannya, semoga kita diberikan rejeki dan umur lagi untuk berkunjung ke Tanah Suci lagi, Aamin YRA.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s